Assalamu’alaikum Wr. Wb ... Hai ... Ketemu lagi dengan saya Ahmad Zaenul Arifin, pada postingan sebelumnya saya membahas sebuah program, nah untuk kali ini saya juga akan membahas sebuah program akan tetapi dalam program ini agak berbeda, dalam program ini saya menambahkan sebuah function / fungsi. Oke saya akan mengenalkan sedikit tentang funnction, Function ini adalah sejumlah instruksi yang dikelompokan menjadi satu, dan berdiri sendiri untuk menyelasikan suatu pekerjaan tertentu.
Bentuk Penulisannya
Penentu-tipe nama_fungsi (daftar parameter) Deklarasi parameter
{
Tubuh fungsi
}
sebuah fungsi sederhana mempunyai bentuk penulisan sebagai berikut :
nama_fungsi(argumen)
{
...pernyataan/perintah ...pernyataan/perintah
}
Oke langsung saya kita lihat soal ceritanya terlebih dahulu.
Study Kasus Praktikum 2.1
Membuat program yang dapat melakukan operasi dua operator penjumlahan dan perkalian dengan masukan hanya dua buah variabel tanpa ada nilai variabel yang dipindahkan ke variabel baru, dan ditempatkan pada dua variabel keluaran
Script Study Kasus Praktikum 2.1
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
int tambah (int a, int b)
{
int hasil1;
hasil1= a+b;
return hasil1;
}
int kali (int a, int b)
{
int hasil2;
hasil2= a*b;
return hasil2;
}
void main()
{
int hasil1, hasil2, a, b;
cout<<"Nilai a = ";
cin>>a;
cout<<"Nilai b = ";
cin>>b;
hasil1=tambah(a,b);
cout<<"Hasil Tambah : "<<hasil1<<endl;
getch();
hasil2=kali(a,b);
cout<<"Hasil Kali : "<<hasil2<<endl;
getch();
}
Nah seperti itulah script dari study kasus praktikum 2.1, oke tanpa menunggu lama lagi saya akan membahasnya.
Script di atas merupakan sebuah header dan prosessor pengarah (#include), penggunaan script ini di gunakan untuk melakukan pengarahan pada compiler agar mengidentifikasi file – file library dari masing – masing header, dimana file – file itu akan di gunakan pada program, jika tidak terdapat header maka file – file yang terdapat dalam program tidak bisa di compile atau akan error.
Ini merupakan sebuah function pertama atau function dari operator penjumlahan yang di minta dalam soal cerita di atas, function ini merupakan function non void atau mempunya nilai baik (return hasil1) karena menggunakan tipe data pada function, untuk (int a, int b) merupakan para meter dari function di mana int a dan b ini akan mendapatkan nilai setelah kita menginputkan 2 buah bilangan. Dan hasil1 = a + b merupakan rumus dimana nanti nilai a akan di tambah dengan nilai b maka hasilnya akan masuk ke variable hasil1, untuk return hasil1 ini merupakan nilai balik untuk variable hasil1, jadi jika saat pemanggilan function maka nilai yang akan keluar adalah nilai dari variable hasil1. jika buakan return hasil1 misalnya return 0; hasil yang akan keluar itu 0.
Ini sama halnya dengan script di atas, ini merupakan sebuah function kedua atau function perkalian, dan function ini sama dengan function sebelumya hanya beda rumus saja , untuk int hasil2 itu merupakan variable yang akan di gunakan sebagai variabel yang menampung hasil dari perkalian.
Ini adalah sebuah fungsi utama untuk memulai sebuah program, jika tidak terdapat fungsi void main atau int main makan program tidah akan berjalan, ( { ) adalah sebuah awalan untuk melakukan statement dan ( } ) untuk mengakhiri statement program tsb.
Ini merupakan sebuah variable yang bertipe data int (integer), integer ini merupakan sebuah type data yang yang di gunakan untuk menyimpan nilai-nlai bilangan bulat.
Script di atas merupakan sebuah output dan input, fungsi cout ini merupakan sebuah output sedangkan cin ini merupakan sebuah input, jadi cout ini gunakan untuk memberi tahu nilai apa yang harus kita masukan, cout pertama kan nilai ajadi nilai yang akan kita input
Getch merupakan sebuah file library dari header conio yang berfungsi untuk menahan tampilan running
Script di atas merupakan sebuah pemanggilang function, jadi untuk melakukan pemanggilan function kita harus memanggil parameter fuction (tambah(a,b)), hasil1 ini merupakan variabel yang akan menampung nilai fuction itu, karena kita menggunakan function non viod maka nilai functionnya harus dipindahkan ke variabel lain. Berbeda dengan function void jadi kita dapat langsung memanggil function tersebut tanpa harus menggunakan variable untuk menampung nilai function tersebut.
Ini merupakan sebuah output beserta pemanggilan variabel, jika kita ingin mengetahui hasil dari proses yang di lakukan maka kita harus melakukan pemanggilan variable pada output atau cout.
Script ini sama dengan yang sebelumnya, script ini merupakan pemanggilan function dengan cara memanggil parameter function tersebut.
Ini juga sama dengan output sebelumnya, output ini terdapat pemanggilan variabel dari hasil function kali.
Hasil Running :
Oke itulah pembahasan study kasus praktikum 1, oke langsung saja kita lanjut ke praktikum 2 .Study Kasus Praktikum 2.2
Terdapat sebuah balok dengan ukuran yang belum ditentukan, yaitu panjang, lebar dan tinggi, bagaimana membuat program yang dapat menghitung luas balok dan volumenya dengan mengunakan function
Script Study Kasus Praktikum 2.2#include <iostream.h>
#include <conio.h>
int volume(int &l)
{
int t;
cout<<"\nMasukan Nilai Tinggi Balok :\t"; cin>>t;
l =l*t;
return l;
}
int luas(int p, int l)
{
int x;
x=p*l;
cout<<"\nTampilkan Nilai Luas Balok :\t"<<x<<endl;
volume(x);
return x;
}
void main ()
{
int p,l,j;
cout<<"Masukan Nilai Panjang Balok :\t"; cin>>p;endl;
cout<<"\nMasukan Nilai Lebar Balok :\t"; cin>>l;endl;
j=luas(p,l);
cout<<"\nVolume balok adalah : "<<j<<endl;
getch();
}
Itulah script dari study kasusu praktikum 2, dan dalam program tersebut terdapat function sama seperti program sebelumnya, oke langsung saja langsung ke pembahasan.
Script di atas merupakan sebuah header dan prosessor pengarah (#include), penggunaan script ini di gunakan untuk melakukan pengarahan pada compiler agar mengidentifikasi file – file library dari masing – masing header, dimana file – file itu akan di gunakan pada program, jika tidak terdapat header maka file – file yang terdapat dalam program tidak bisa di compile atau akan error.
Ini merupakan sebuah function beserta statemet – statement function, dalam function ini merupakan sebuah rumus untuk mencari volume balok, dan (int &l) merupakan sebuah daftar parameter, untuk &l ini bukan sebuah variable lebar yang akan kita masukan tetapi l dari daftar parameter function dua, jadi nilai fuction dua itu akan masuk ke fuction pertama setelah itu nilainya kan di gunakan sebagai pengali dengan t, rumus mencari volume kan p*l* sedangkan mencari luas itu p*l, jadi untuk function dua sudah mempunyai nilai p * l jadi function pertama tinggal memanggil function dua ( sudah mempunyai nilai p*l) untuk dikalikan dengan t. Dan juga dalam function dua terdapat pemanggilan parameter function pertama yaitu volume(x), nah x ini merupakan hasil dari perkalian dari p*l maka nilai tersebut akan ikut masuk ke dalam function pertama karena ikut dipanggil, dan nilai x ini akan masuk ke variable &l. Jadi kedua fuction ini saling terhubung.
Void main ini merupakan sebuah fungsi utama dalam program, sedangkan untuk { merupakan sebuah tanda untuk melakukan sebuah statement atau awal statement akan berjalan saat di compile sedangkan untuk } merupakan sebuah penutup dari statement yang telah dibuat.
Ini adalah sebuah variable dalam program gunanya untuk menampung nilai atau variable – variable ini nantinya kan diisi dengan sebuah nilai, dan variable ini bertipe data int (integer) variable ini digunakan untuk menyimpan nilai- nilai bialangan bilangan bulat saja.
Script ini merupakan sebuah output (cout) dimana output tersebut berupa perintah untuk memasukan nilai, dan input(cin) ini digunakan untuk memasukan nilai di masing – masing variable, p untuk panjang l untuk lebar.
Ini merupakan sebuah pemanggilan function dimana untuk melakukan pemanggilan function harus memanggil parameter functionnya, script di atas merupakan sebuahpemanggilan function 2 tetapi yang keluar hasil function pertama, jadi dalam function dua terdapat pemanggilan function pertama dan sebelum pemanggilan function pertama terdapat output dari hasil function kedua, setelah itu hasil(x) function dua tersebut di panggil bersama volume(x), dan return atau nilai baliknya berupa x, karena x sudah masuk ke function pertama jadi saat pemanggilan maka hasil function pertama yang akan keluar, jadi urutan dapat merubah.
Ini adalah sebuah output dan pemanggilan variable nilai, jadi j itu sebuah variable yang dipanggil makan saat di running niali j akan keluarGetch() berguna untuk menahan sebuah tampilan running.
Hasil Running Praktikum 2.2
Oke readers itu lah pembahasan study kasus praktikum 2 yang bisa saya jelaskan. Oke langsung saja kita lanjut ke study kasus praktikum 3.
Study Kasus Praktikum 2.3
Sebuah kendaraan roda empat melaju dengan kecepatan maksimum 85 KM/jam selama 3 jam dengan demikian total jarak yang ditempuh sudah dapat diketahui yaitu 85 KM/Jam X 3 jam = 255 KM, namun bila mana kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan yang tidak konstan dengan ketentuan di 1 jam pertama melaju dengan kecepatan 72% dan pada jam ke dua hanya melaju 35% dari kecepatan maksimum dan pada jam ke tiga melaju 21% dari kecepatan maksimum berapakah jarak yang ditempuh oleh kendaraan tersebut ?
Jadi dalam study kasus di atas diminta untuk membuat sebuah program dalam mengetahui berapa kecepatan yang di tempuh dalam 3 jam .
Script Study Kasus Praktikum 2.3
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
float b = 85;
float pertama(float a)
{
float km1;
km1 = (a / 100) * b;
return km1;
}
float kedua(float c)
{
float km2;
km2 = (c / 100) * b;
return km2;
}
float ketiga(float d)
{
float km3;
km3 = (d / 100) * b; return km3;
}
main()
{
float a,c,d,h;
printf("Mengitung Jarak Tempuh Kendaraan dalam waktu dinamis 3 Jam\n"); cout<<"\nMasukan Kecepatan pada Jam Pertama % : ";
cin>>a;
cout<<"\nMasukan Kecepatan pada Jam Kedua % : ";
cin>>c;
cout<<"\nMasukan Kecepatan pada Jam Ketiga % : ";
cin>>d;
h = pertama(a) + kedua(c) + ketiga(d);
printf("\nJarak yang ditempuh kendaraan tersebut sejauh %.2f Kilometer",h);
return 0;
}
Script di atas merupakan sebuah header dan prosessor pengarah (#include), penggunaan script ini di gunakan untuk melakukan pengarahan pada compiler agar mengidentifikasi file – file library dari masing – masing header, dimana file – file itu akan di gunakan pada program, jika tidak terdapat header maka file – file yang terdapat dalam program tidak bisa di compile atau akan error.
Ini adalah sebuah variable yang diletakan diluar void main, dan variable ini sudah mempunyai nilai jadi untuk semuan variable b mempunyai nilai 85, 85 ini merupakan sebuah kecepatan maksimum.
Ini merupakan sebuah function untuk jam pertama, dan (float a) itu merupakan daftar parameter jadi nanti nilai a yang akan diinput masuk ke function ini, jadi function ini digunakan untuk mendapatkan berapa kecepatan yang ditempuh dalam jam pertama.
Ini juga merupakan sebuah function seperti di atas dan function ini berguna untuk menghitung berapa kecepatan di jam ke 2 melalui perentase kecepatannya (liat study kasus), dan (float c) ini merupakan sebuah daftar parameter, jadi nilai c atau jam kedua yang akan diinput, akan masuk ke function kedua ini.
Ini sama halnya seperti script di atas, ini merupakan sebuah function yang di tujukan untuk mencari kecepatan pada jam ke tiga, jadi (float d) ini merupakan sebuah daftar parameter yang dimana nilai jam ketiga yang akan di inputkan akan berpindah ke variable d di function ketiga ini. Dan untuk function 1 – 3 menggunakan function non void jadi harus menggunakan return untuk mendapatkan hasilnya.
Main merupakan sebuah fungsi utama dalam sebuah program, main ini sama halnya dengan int main dan void main, tetapi main ini lebih mirip dengan int main karena terdapat nilai balik atau retunt 0;.
Float a, c, d, h merupakan sebuah variable yang akan di gunakan dalam program, float ini berguna untuk menyimpan nilai – nilai desimal.
Printf merupakan sebuah output dan salah satu file library dari header stdio.h, dan output ini di gunakan untuk menampilakn judul dari program.
Cout dan cin adalah sebuah output dan input, output ini digunakan sebagai perintah atau memberitahu nilai apa yang harus di masukan, dan cin ini berguna sebagai input untuk masing – masing variable.
Pertama(a), kedua(c), ketiga(d) merupakan sebuah pemanggilan function jadi untuk memanggil function dengan cara memanggil parameter function, setiap function sudah memiliki nilai, jadi nilai2 itu akan ditambah satu sama lain kemudian hasilnya akan masuk ke variable h.
Ini adalah sebuah output yang terdapat pemanggilan variable, output ini berupa printf tetepi mempunyai fungsi sama dengan cout, untuk memanggil variable dalam printf berbeda dengan cout jadi untuk memanggil variable harus menggunakan karakter(kode) pada type data, dalam program ini menggunakan type data float jadi memanggilnya dengan %f stelah itu cantumkan variable yang akan di panggil contohnya (h), untuk .2 dalam %f itu merupakan pembatas 2 digit di blakan koma (,).
Return 0;merupakan sebuah nilai balik.
Hasil Running :
Study Kasus Latihan 1
Seorang tukang cat tembok mempunyai ukuran dalam pengecatan yang terbagi dalam 3 kategori kualitas yaitu kualitas tinggi, kualitas sedang dan kualitas rendah. Untuk kualitas tingggi 5 Kg cat tembok dapat menutupi bidang dengan baik seluas 3 X 4 m2 atau seluas 12 m2 dan kualitas sedang 5 Kg cat tembok dapat menutupi bidaang seluas 4 X 5 m2 atau seluas 20 m2 serta kualitas rendah 5 Kg cat tembok dapat menutupi seluas 6 X 11 m2 atau seluas 66 m2. Lengkapilah program dibawah ini untuk menyelesaikan kasus diatas.
Script Study Kasus Latihan 2.1
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#define kilo 5000;
float tinggi(float l_bidang)
{
float temp1,nilai;
nilai = (l_bidang/12)*kilo;
temp1 = nilai/1000;
return temp1;
}
float sedang(float l_bidang)
{
float temp2,nilai;
nilai = (l_bidang/20)*kilo;
temp2 = nilai/1000;
return temp2;
}
float rendah(float l_bidang)
{
float temp3,nilai;
nilai = (l_bidang/66)*kilo;
temp3 = nilai / 1000;
return temp3;
}
main()
{
int i,pilih; float l_bidang,harga;
printf(" PROGRAM PERHITUNGAN JUMLAH CAT \n");
for (i = 0;i < 33;i++)
{
printf("=");printf("\n");
}
printf(" 1. Kualitas Tinggi\n 2. Kualitas Sedang\n 3. Kualitas Rendah\n");
printf("Masukan Nomor Pilihan Kualitas : ");
scanf("%d",&pilih);
switch(pilih)
{
case 1:
cout<<"Kualitas Tinggi"<<endl;
cout<<"Luas Bidang\t= ";
cin>>l_bidang;
harga = tinggi (l_bidang);
cout<<"Jumlah Cat Yang Dibutuhkan :" <<harga;
break;
case 2:
cout<<"Kualitas Sedang"<<endl;
cout<<"Luas Bidang\t= ";
cin>>l_bidang;
harga = sedang (l_bidang);
cout<<"Jumlah Cat Yang Dibutuhkan :" <<harga;
break;
case 3:
cout<<"Kualitas Sedang"<<endl;
cout<<"Luas Bidang\t= ";
cin>>l_bidang;
harga = rendah (l_bidang);
cout<<"Jumlah Cat Yang Dibutuhkan :" <<harga;
break;
}
getch();
return 0;
}
Itulah script dari study kasus latihan 1 dalam study kasus tersebut terdapat 3 kategori kualitas cat, jadi saya membuat program pemilihan, dan setiap pemilihan mempunyai function tersediri. oke langsung saja saya jelaskan.
Script di atas merupakan sebuah header dan prosessor pengarah (#include), penggunaan script ini di gunakan untuk melakukan pengarahan pada compiler agar mengidentifikasi file – file library dari masing – masing header, dimana file – file itu akan di gunakan pada program, jika tidak terdapat header maka file – file yang terdapat dalam program tidak bisa di compile atau akan error. Untuk #define kilo 5000; adalah mensubstitusikan suatu teks dalam program, jadi untuk semua variable kilo sudah de definisikan mempunyai nilai 5000, dan ini merupakan variable global atau menyeluruh.
Ini merupakan sebuah function, dimana function ini di gunakan untuk memproses pemilihan pertama, jadi nilai yang akan di masukan di pemilihan pertama akan di proses di function ini, untuk float l_bidang adalah sebuah daftar parameter dimana nilai l_bidang yang akan di inputkan dalam pemilihan 1 akan masuk ke function ini dan setelah itu nilainya akan di proses dalam rumus diatas, dan return temp1 ini merupakan sebuah nilai balikan karena functionnya menggunakan non void, jadi jika function ini di panggil maka nilai temp1 ini yang akan keluar karena nilai baliannya berupa variable temp1.
Script ini sama seperti di atas, ini adalh sebuah function yang di gunakan untuk memproses nilai yang akan keluar dipemilihan 2, jadi float l_bidang inisebuah daftar parameter dimana nilai yang di inputkan pemilihan 2 akan masuk ke function ini, jadi jika ingin nilai yang kita input akan di proses difunction maka daftar parameternya di samakan dengan variable yang kita input. Dan retunt temp2 ini merupakan nilai balikan yang akan keluar jika function 2 di panggil, karena nilai temp2 ini akan kembali(return) saat di panggil functionnya.
Ini adalah sebuah function sama seperti script – script diatas, jadi function ini digunakan untuk mendapatkan nilai yang telah diinutkan pada pemilihan 3, dan setelah itu nilai itu akan masuk kedalam function karena daftar parameternya sama seperti variable yang di input kan. Dan return temp3 ini merupakan sebuah nilai balikan dari function karena menggunakan non void maka harus terdapat return untuk mengembalikan nilainya, jadi jika function tersebut di panggil maka nilai balik yang akan keluar karena function tersebut mempunyai nilai baikan temp3.
Main merupakan sebuah fungsi utama dalam sebuah program, main ini sama halnya dengan int main dan void main, tetapi main ini lebih mirip dengan int main karena terdapat nilai balik atau retunt 0;.
Ini merupakan sebuah tipe data dan variable yang akan di gunakan dalam program, int (integer) ini berguna untuk menyimpan nilai – nilai bilangan bulat, jadi nilai desimal atau nilai dengan , tidak bisa disimpan di tipe data ini.
Ini merupakan sebuah fungsi output dan juga pengulangan (for), fungsi pengulangan ini akan menghasilkan = sebanyak 33 kali sesuai batas pengulangannya, jadi nilai i = 0 itu sebagai awal pengulangan dan i<33 merupakan sebuah batasan dari pengulangan, dan i++ ini sebuah symbol apakan pengulangan ini akan di tambah atau dikurangi jadi i++ ini nilai i nya = 0 maka akan trus di tambah sampai nilai i itu mencapai 33. Untuk printah yang akan di ulang adalah printf(“=”) bisa dibilang sama dengan (=) yang akan di ulang sebanyak 33 kali.
Script ini merupakan sebuah output (printf) dan input (scanf), untuk output pertama itu menjelaskan atau menampilkan sebuah menu pilihan kualitas sesuai dengan apa yang di minta di dalam program, untuk \n itu sebuah kode ganti baris jadi pada saat di runing output baris pertama pilihannya tidak akan berjejer ke kanan tapi akan ke bawah , sedang kan untuk output kedua itu gunanya sebagai perintah untuk memilih kualitas yang kita akan beli, jika ada sebuah perintah untuk memilih berarti kita harus memiliki input untuk memasukan pilihan kita, seperti scanf di atas, deklarasi input ( scanf(“sesuai kode format type data”,&variable) )
Ini adalah sebuah syntax switch case atau bisa dibilang syntax untuk melakukan pemilihan, pertama – tama masukan switch (pilih), pilih ini berguna untuk mengidentifikasi nilai apa yang diinputkan pada input sebelumnya, dan untuk case 1, 2, 3 ini berfungsi jika variable pilih ini terdapat nilai 1 – 3 jadi jika dalam variable pilih yang di masukan terdapat nilai 1 maka case 1 yang akan di jalankan, dan untuk seterusnya. Dalam setiap case (pemilihan terdapat sebuah printah untuk menginput, maka nilai tersebut akan masuk ke masing – masing function. Dan untuk setiap case terdapat pemanggilan fariable, dimana untuk memanggil function hanya perlu memanggil parameter function saja (tingg(l_bidang)). Dan untuk memanggil functionnya sesuaikan dulu dengan kategorinya, jika salah memanggil function maka hasil yang di inginkan berbeda karena function yang dipanggil bukan untuk kategori itu. Dan setiap case harus di akhiri dengan break, jadi berfungsi untuk memberitahu kepada komputer bahwa case itu selesai.
Getch() berguna unuk menahan sebuah tampilan saat running.
Return 0; merupakan sebuah nilai balik.
Hasil Running :
Itulah pembahasan study kasus latihan 1 yang bisa saya jelaskan, oke langsung saja kita lanjutkan ke sudy kasus latihan 2.
Tabel diatas menujukan biaya pengiriman barang dengan menggunakan kendaraan truk dengan asumsi bahwa konsumsi BBM kendaraan 1:3 berapakah rasio BBM terhadap tarif tersebut dalam prosentase (%) yang diinput jarak dan tarif Lengkapilah program dibawah ini untuk menyelesaikan studi kasus diatas.
#include<iostream.h>
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
rasio(float s)
{
float rasio;
rasio = s / 3; return rasio;
}
int main() {
float s,tarif,olah,pros,liter;
cout<<"Program Perhitungan Rasio Tarif"<<endl;
cout<<"Masukan Jarak Tempuh KM = ";
cin>>s;
cout<<"Masukan Tarif : ";
cin>>tarif;
liter = rasio (s);
olah = 6700 * liter;
pros = (olah / tarif) * 100;
printf("Prosentase rasio BBM dan Tarif adalah :%.2f%",pros);
return 0;
}
Dalam study kasus ini diminta untuk menghitung sebuah presentase rasio BBM terhadap tarif. Oke langsung saja saya akan jelaskan.
Script di atas merupakan sebuah header dan prosessor pengarah (#include), penggunaan script ini di gunakan untuk melakukan pengarahan pada compiler agar mengidentifikasi file – file library dari masing – masing header, dimana file – file itu akan di gunakan pada program, jika tidak terdapat header maka file – file yang terdapat dalam program tidak bisa di compile atau akan error.
Ini adalah sebuah function yang gunanya utuk mencari nilai rasio liter BBM dengan cara jarak tempuh(s) dibagi 3(liat soal), untuk float s itu merupakan sebuah daftar parameter dan juga sebuah variable dari jarak tempuh, jadi nilai jarak tempuh (s) akan masuk ke dalam function. Untuk return rasio itu merupakan nilai balik karena functionnya menggunakan non void maka harus terdapat nilai bali, dan nilai baliknya adalah rasio, maka function tersebut mempunyai nilai dari rasio.
Int main adalah sebuah fungsi utama dalam sebuah program dan mempuyai nilai balik sesuai dengan tipe datanya. Buka kurung kurawal ({) sebagai awalan untuk memulai statement, tutup kurung kurawal (}) sebagai akhiran untuk mengakhiri statement program tersebut.
Ini adalah sebuah type data dan variable yang akan di gunakan dalam program, float ini berfungsi untuk menyimpan nilai – nilai desimal.
Sebuah output yang menunjukan judul dari program yang akan di buat.
Sebuah output dan input, output (output) ini diguanakan untuk memberitahu nilai apa yang harus dimasukan, input (cin) digunakan untuk memasukan nilai ke dalam variable.
Merupakan sebuah pemangilan function dimana nilai function tersebut akan masuk ke variable liter.
Merupakan sebuah rumus untuk mengetahi niali presentase dari rasio liter terhadap tarif, jadi untuk liter itu sama seperti nilai function diatas. %f ini adalah sebuah karakter(kode) dari tipe data float dan untuk %.2f itu untuk membatasi dua digit di blakang koma. Pros itu merupakan sebuah pemanggilan variable, untuk printf dan cout mempunyai cara tersendiri untuk melakukan pemanggilan variable.
Merupakan sebuah nilai balikan menurut tipe datanya.
Hasil Running :
Oke guys sampai disini dulu postingan yang dapat saya berikan, semoga pada postingan kali ini dapat memberikan manfaat bagi yang membaca. Jika kalian mempunyai kritik dan saran silahkan tambahkan pada kolom komentar. Terima kasih atas kunjungan kalian.




















































Sudah Diperiksa
BalasHapusBetway Casino New Jersey - MapyRO
BalasHapusGet directions, 전라남도 출장안마 reviews and information for Betway 상주 출장마사지 Casino New 평택 출장안마 Jersey in New Jersey. Get directions, reviews and information for 논산 출장안마 Betway Casino New Jersey 경기도 출장안마 in New Jersey.